Kamis, 06 Agustus 2015

Les Privat SMA MA bahas Tugu Jogja

Sahabat Jenius, kali ini kami akan membahas masalah sejarah dan arti Tugu Jogja. Tugu ini sering diperbincangkan dalam kegiatan pembelajaran di Les Privat SMA MA SMK. Kenapa itu karena memang sangat terkenal dan punya makna yang besar bagi msyarakat Jogja termasuk siswa SMA MA dan SMK.

Pertama sahabat Jenius kita berikan bentuk Tugunya,



Gunung Merapi terletak di perbatasan DIY dan Jawa Tengah, yang juga sebagai batas utara Yogyakarta. Disinilah garis lurus itu dimulai. Membujur ke arah selatan, terdapat Tugu Yogya.
Tugu menjadi simbol 'manunggaling kawulo gusti' yang juga berarti bersatunya antara raja (golong) dan rakyat (gilig). Simbol ini juga dapat dilihat dari segi mistis yaitu persatuan antara khalik (Sang Pencipta) dan makhluk (ciptaan).

Sahabat Jenius menarik kan? Kita lanjutkan saja segera.

Garis selanjutnya mengarah ke Keraton dan kemudian lurus ke selatan terdapat Panggung Krapyak.  Gedhong Panggung, demikian bangunan itu kini disebut,  merupakan podium batu bata setinggi 4 meter, lebar 5 meter, dan panjang 6 meter. Tebal dindingnya mencapai 1 meter.  Bangunan di sebelah selatan Keraton ini menjadi batas selatan kota tua Yogyakarta. Titik terakhir dari garis imajiner itu adalah Pantai Parang Kusumo, di Laut Selatan dengan mitos Nyi Roro Kidul-nya). Seperti Merapi, pada titik ini juga ada juru kuncinya, yaitu RP Suraksotarwono.

pendapat tokoh kejawen begini ceritanya, Damarjati Supajar, daerah-daerah yang dilintasi garis lurus imajiner itu hanya 'kebetulan' saja terlintasi garis. Tetapi yang sesungguhnya memiliki arti adalah titik di masing-masing ujung imajiner, Merapi dan Laut Selatan.

Gambar Garis lurus yang dimaksud seperti dalam gambar dibawah ini sahabat.



Kenapa harus dibahas di pembelajaran Les Privat SMA MA tentang Tugu Jogja.